Skip to main content

Inilah 3 Cara Rasulullah Menghadapi Hinaan dan Hujatan Yang Bisa Kamu Tiru


Tidak ada manusia yang terlahir sempurna. Manusia dilahirkan dengan segala kelebihan dan kekurangan yang melekat pada dirinya. Dari kekurangan-kekurangan tersebut, muncullah berbagai macam hinaan, caci maki, ejekan, bahkan hujatan antar sesama manusia. Tidak hanya manusia saja, seorang mulia seperti Nabi Muhammad SAW pun tak luput dari hinaan dan hujatan. Dalam menghadapi dinamika hidup seperti itu, manusia patut meneladani cara Nabi Muhammad SAW menghadapi hinaan dan hujatan.



Inilah 3 Cara Rasulullah Menghadapi Hinaan dan Hujatan Yang Bisa Kamu Tiru
Sumber: Kumpulanmisteri.com
Dalam hidup bermasyarakat, perlu disadari bahwa tidak semua orang berpikir baik tentang satu sama lain. Sekarang ini banyak sekali dijumpai permusuhan dimana-mana dikarenakan seseorang terlalu sibuk mengamati hidup orang lain daripada hidupnya sendiri. Dari situ timbullah perasaan iri, kemudian berkembang menjadi rasa tidak suka lalu akhirnya berakhir dengan saling menghina dan menghujat demi merendahkan pihak lain supaya tidak lebih tinggi darinya. Oleh Nabi Muhammad SAW telah diajarkan kepada umat Islam supaya jangan menanggapi hinaan dan hujatan secara berlebihan. Sebagai seorang muslim yang baik, seseorang harus tahu bagaimana cara menghadapi hinaan dan cacian yang dilontarkan kepadanya agar tidak merugikan dirinya di akhirat kelak. Berikut adalah cara Nabi Muhammad SAW menghadapi hinaan dan hujatan yang bisa dijadikan teladan hidup:


1. Menerima dan memaafkan

Terimalah hinaan itu jika memang kita bersalah. Lebih-lebih jika cacian dan hinaan orang lain membuat seseorang menyadari kesalahannya. Selain itu, cara menghadapi hinaan dan cacian adalah dengan memaafkan. Mampu berbesar hati dalam menerima hinaan adalah perbuatan mulia. Karena barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya akan berlipat ganda.

2. Hindari Permusuhan

Seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. Tidak perlu membalas hinaan dan cacian orang lain. Alangkah baiknya kalau kita tidak menanggapi hinaan tersebut atau balaslah dengan kata-kata yang lebih pantas dan lebih baik supaya lidah yang telah dianugerahkan oleh Yang Maha kuasa tidak ternodai oleh kata-kata yang tidak bijak. Karena cara membalas ejekan orang lain dengan membalas ejekannya hanya akan membuat seseorang semakin tercela dihadapanNya.



3. Berbelas kasihlah

Apa pentingnya memiliki belas kasih kepada orang yang menghujat kita? Sangat penting. Orang yang dengan sengaja menghina dan menghujat sesamanya perlu dikasihani karena ia sudah menciptakan petaka dan neraka bagi dirinya sendiri karena Allah tidak meridhoi perbuatan tercela seperti itu.



Memiliki hati yang lapang untuk menerima segala macam hinaan dan cacian merupakan anugerah yang luar biasa yang Allah berikan untuk umatNya. Sayidina Ali mengatakan, dalam permasalahan hidup kesabaran diumpamakan sebagai kepala dari tubuh manusia. Jika kepala manusia itu menghilang, maka seluruh tubuh akan menjadi busuk. Yang ingin disampaikan adalah, jika kesabaran seseorang itu hilang, maka semakin runyamlah permasalahannya dan semakin rusaklah tali persaudaraannya dengan sesama. Kata-kata sabar menghadapi hinaan memang terdengar mudah dan sederhana.Tapi nyatanya, justru hal yang paling sederhana itulah yang paling sulit dilakukan.



Sabar akan terasa sulit ketika seseorang tidak memiliki rasa ikhlas. Maka ikhlaskanlah segala yang terjadi dalam hidup kita. Meneladani cara Nabi Muhammad SAW menghadapi hinaan dan cacian merupakan pedoman hidup yang mampu membantu manusia untuk memperkaya kesabaran hati. Semoga dengan meneladani Nabi Muhammad SAW manusia semakin dimuliakan akhlaknya sebagai bekal di akhirat.

Sumber: Kumpulanmisteri.comAR,FOREX,HOME DESIGN,SEO,HOSTING 

Comments

Popular posts from this blog

Ngeri !!! Benda 10cm Ditarik dari Kepala Botak Pria ini

Wittyfeed Aneh, itu mungkin kata yang tepat untuk diberikan pada kejadian yang satu ini. Pria berkepala plontos merasa gatal pada bagian kepala belakangnya. Dia sempat menggaruk sebuah seperti benjolan berukuran kecil di belakang kepalanya itu. Ada seperti luka yang berbentuk benjoaln di kepalanya. Entah apa itu. Dia merasakan gatal yang cukup sering. Sampai suatu ketika, seperti dilansir dari laman Wittyfeed, pria berkepala plontos itu meminta sang teman untuk memeriksanya. Wittyfeed Dalam video tersebut, terlihat pria yang dimaksud mengenakan kaos warna biru tua. Dia duduk membelakangi kamera. Di sekelilingnya ada sejumlah orang. Sementara temannya, mencoba memeriksa luka yang dialami oleh pria itu menggunakan tisu. Awalnya teman pria yang tidak disebutkan namanya itu hanya memegang saja. Ada sebuah benda warna putih terlihat mengintip dari balik luka kecil di kepala pria tersebut. Kedua kalinya, teman dari lelaki tersebut kembali memegangnya. Wittyfeed Kali ini, benda putih itu kemu...

Resep Dadar Gulung Polkadot. Si Cantik Yang Manis Dan Gurih Pasti Disukai Si Kecil!!!

Kue dadar gulung merupakan kue tradisional yang cukup populer. Biasanya dadar gulung ini memiliki tampilan sederhana dengan warna hijau. Bagian dalamnya diisi dengan untuk berupa parutan kelapa dan gula merah. Kue ini sering dtiemui di berbagai acara, mulai dari rapat RT, arisan, dampai pesta pernikahan. Dengan tampilan yang "itu-itu" saja, kue ini memang kurang menarik dan sering dilewatkan begitu saja. Tapi tahukah bunda, dengan sedikit modifikasi kulit dan unti, kue dadar gulung bisa tampil jauh lebih menarik dan juga enak. Kali ini kita akan mengulas resep dadar gulung polkadot yang hadir dengan warna-warni menarik dan mengundang selera. Tidak hanya itu saja, bagian dalam atau unti kali ini tidak menggunakan gula merah sama sekali, melainkan menggunakan unti kelapa putih saja, sehingga memberi sensasi baru yang tidak membosankan. Penasaran kan? Yuk langsung kita cobain aja. Bahan Kulit: Santan/susu/air sebanyak 600-750 ml Tepung terigu sebanyak 300 gram Telur sebanyak 4 b...

Yuk Di Coba Bun !!! Resepi Agar-agar Lapis Gula Merah / Gula Melaka

Resepi Agar-agar Lapis Gula Merah / Gula Melaka Bahan A 25gm serbuk agar-agar 1500ml air 300gm gula merah / gula melaka 50gm gula pasir 1 helai daun pandan Bahan B (Agar  Santan) 25gm serbuk agar-agar 1500ml air 250gm gula 100gm serbuk santan (2 pkt 50gm) 1 helai daun pandan Loyang 10" (basahkan dahulu) Cara-cara : Satukan bahan A dan masak hingga mendidih.  Keluarkan daun pandan, Tapis, kacau biar suam sedikit. Satukan bahan B dan masak hingga mendidih.  Keluarkan daun pandan, kacau biar suam sedikit. Tuang 350ml agar-agar santan ke dalam loyang dan biar hingga hampir beku. Kemudian tuang 350ml agar-agar gula merah dan tuang ke atas agar-agar santan tadi. Ulangi lapisan santan dan gula merah berselang seli hingga habis. *** Sentiasa panaskan agar-agar setiap kali hendak menuangkannya supaya lapisannya tidak terpisah.  cakar sedikit permukaan agar-agar sekiranya telah beku sebelum menuangkan lapisan agar yang seterusnya. [resepmasakandapurindonesia]