Skip to main content

Ini dia Trik yang bisa kamu lakukan agar Beras tidak berkutu! Simak yuk Caranya

Secara umum, makanan pokok kita sehari-hari adalah nasi. Karena nasi adalah makanan pokok, tidak jarang sebagian besar dari kita akan membeli beras dalam jumlah banyak dan menyimpannya buat waktu yang lama setidaknya selama 1 bulan ke depan. Buat yang punya sawah dan panen sendiri padinya, tidak jarang pula mereka juga akan menyimpan beras dalam jumlah banyak.
Ini dia Trik yang bisa kamu lakukan agar Beras tidak berkutu! Simak yuk Caranya

Biasanya nih ya, mereka yang punya  padi sendiri dan menggiling padi, dalam sekali giling mereka akan menggiling padi sebanyak satu karung. Untuk satu karung ini, beras yang dihasilkan bisa lebih dari 30kg lho. Mmm, banyak banget bukan.

Untuk beras yang sangat banyak dan disimpan lama, biasanya akan menyebabkan adanya kutu di dalam beras. Tak hanya membuat kita merasa geli karena keberadaan kutu yang kurang menarik, kutu beras juga akan membuat beras menjadi apek, kurang menarik dan tak seenak sebelumnya. Nasi yang dihasilkan pun biasanya juga tak seputih sebelumnya. Kalau sudah begini, tentu tak ada seorang pun yang ingin beras di rumah berkutu bukan?

Namun tidak usah panik, untuk mengusir atau mencegah munculnya kutu dalam beras yang kita simpan, kita bisa memanfaatkan berbagai bahan alami lho. Bahan alami tersebut mulai dari bawang putih, daun jeruk purut, bawang merah, cabai kering atau juga jeruk nipis. Cara memanfaatkan bahan-bahan alami tersebut bahkan sangat mudah.
Caranya adalah, kita cukup meletakkan bahan-bahan alami tersebut di dalam tempat beras bersama beras. Kita bisa menempatkan bahan alami tersebut di atas permukaan beras atau bisa juga menguburnya di dalam beras yang disimpan. Dengan menempatkan bahan alami ini, dikatakan bahwa kutu beras tak akan datang atau pun merusak kualitas beras yang kita simpan.

Oh iya, selain memanfaatkan bahan alami di atas, hal lain yang perlu diperhatikan agar beras tak berkutu adalah usahakan untuk menyimpan beras dalam wadah yang tertutup. Disarankan agar beras yang disimpan tidak terlalu banyak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan paling lama satu bulan lalu menggantinya dengan beras baru. Disarankan untuk menjemur beras di bawah sinar matahari yang terik sebelum disimpan di wadah penyimpanannya. Juga, disarankan untuk memilih beras yang berkualitas baik alias belum ada kutunya sebelum menyimpannya.

Nah, gimana nih sekarang, sudah semakin tahu bagaimana cara menyimpan beras agar tak berkutu bukan? Kalau kamu punya tips lain agar beras tak berkutu meski di simpan dalam waktu yang lama, jangan lupa share di kolom komentar ya. Semoga, informasi ini bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Ngeri !!! Benda 10cm Ditarik dari Kepala Botak Pria ini

Wittyfeed Aneh, itu mungkin kata yang tepat untuk diberikan pada kejadian yang satu ini. Pria berkepala plontos merasa gatal pada bagian kepala belakangnya. Dia sempat menggaruk sebuah seperti benjolan berukuran kecil di belakang kepalanya itu. Ada seperti luka yang berbentuk benjoaln di kepalanya. Entah apa itu. Dia merasakan gatal yang cukup sering. Sampai suatu ketika, seperti dilansir dari laman Wittyfeed, pria berkepala plontos itu meminta sang teman untuk memeriksanya. Wittyfeed Dalam video tersebut, terlihat pria yang dimaksud mengenakan kaos warna biru tua. Dia duduk membelakangi kamera. Di sekelilingnya ada sejumlah orang. Sementara temannya, mencoba memeriksa luka yang dialami oleh pria itu menggunakan tisu. Awalnya teman pria yang tidak disebutkan namanya itu hanya memegang saja. Ada sebuah benda warna putih terlihat mengintip dari balik luka kecil di kepala pria tersebut. Kedua kalinya, teman dari lelaki tersebut kembali memegangnya. Wittyfeed Kali ini, benda putih itu kemu...

Resep Dadar Gulung Polkadot. Si Cantik Yang Manis Dan Gurih Pasti Disukai Si Kecil!!!

Kue dadar gulung merupakan kue tradisional yang cukup populer. Biasanya dadar gulung ini memiliki tampilan sederhana dengan warna hijau. Bagian dalamnya diisi dengan untuk berupa parutan kelapa dan gula merah. Kue ini sering dtiemui di berbagai acara, mulai dari rapat RT, arisan, dampai pesta pernikahan. Dengan tampilan yang "itu-itu" saja, kue ini memang kurang menarik dan sering dilewatkan begitu saja. Tapi tahukah bunda, dengan sedikit modifikasi kulit dan unti, kue dadar gulung bisa tampil jauh lebih menarik dan juga enak. Kali ini kita akan mengulas resep dadar gulung polkadot yang hadir dengan warna-warni menarik dan mengundang selera. Tidak hanya itu saja, bagian dalam atau unti kali ini tidak menggunakan gula merah sama sekali, melainkan menggunakan unti kelapa putih saja, sehingga memberi sensasi baru yang tidak membosankan. Penasaran kan? Yuk langsung kita cobain aja. Bahan Kulit: Santan/susu/air sebanyak 600-750 ml Tepung terigu sebanyak 300 gram Telur sebanyak 4 b...

Yuk Di Coba Bun !!! Resepi Agar-agar Lapis Gula Merah / Gula Melaka

Resepi Agar-agar Lapis Gula Merah / Gula Melaka Bahan A 25gm serbuk agar-agar 1500ml air 300gm gula merah / gula melaka 50gm gula pasir 1 helai daun pandan Bahan B (Agar  Santan) 25gm serbuk agar-agar 1500ml air 250gm gula 100gm serbuk santan (2 pkt 50gm) 1 helai daun pandan Loyang 10" (basahkan dahulu) Cara-cara : Satukan bahan A dan masak hingga mendidih.  Keluarkan daun pandan, Tapis, kacau biar suam sedikit. Satukan bahan B dan masak hingga mendidih.  Keluarkan daun pandan, kacau biar suam sedikit. Tuang 350ml agar-agar santan ke dalam loyang dan biar hingga hampir beku. Kemudian tuang 350ml agar-agar gula merah dan tuang ke atas agar-agar santan tadi. Ulangi lapisan santan dan gula merah berselang seli hingga habis. *** Sentiasa panaskan agar-agar setiap kali hendak menuangkannya supaya lapisannya tidak terpisah.  cakar sedikit permukaan agar-agar sekiranya telah beku sebelum menuangkan lapisan agar yang seterusnya. [resepmasakandapurindonesia]